SMA adalah tujuan setelah lulus SMP. Dengan modal danem, aku berharap masuk salah satu SMA favorit di Malang dengan jalur PSB online. Nomor urut 40 di sekolah pilihan pertamaku, sman5. Perasaan sangat bahagia ku rasakan saat itu karena sman5 adalah sekolah yang sangat kuinginkan. Awal sekolah di sman5 sangat berat, karena pelajaran fulltime yang di berlakukan sman5, masuk jam 7 pagi pulang jam 3 sore. Belum lagi tugas-tugas yang telah menunggu. Itu sempat membuatku menyesal masuk sman5. Tapi lama kelamaan aku mulai terbiasa dengan keadaan itu. Sampai sekarang aku bisa masuk jurusan IPA, jurusan tujuanku di SMA.
Jumat, 09 Maret 2012
AKU PART 6
SMA adalah tujuan setelah lulus SMP. Dengan modal danem, aku berharap masuk salah satu SMA favorit di Malang dengan jalur PSB online. Nomor urut 40 di sekolah pilihan pertamaku, sman5. Perasaan sangat bahagia ku rasakan saat itu karena sman5 adalah sekolah yang sangat kuinginkan. Awal sekolah di sman5 sangat berat, karena pelajaran fulltime yang di berlakukan sman5, masuk jam 7 pagi pulang jam 3 sore. Belum lagi tugas-tugas yang telah menunggu. Itu sempat membuatku menyesal masuk sman5. Tapi lama kelamaan aku mulai terbiasa dengan keadaan itu. Sampai sekarang aku bisa masuk jurusan IPA, jurusan tujuanku di SMA.
Masa Putih Abu-abu
Tak lagi kecil tidak juga besar
Menuju puncak yang penuh rintangan
Selalu tertawa walau perih
Antara teman dan cinta
Meniup lilin berjumlah 17
Indah seperti bunga
Penuh warna-warni seperti pelangi
Tempat dimana aku menemukan aku
Tempat menemukan satu hal pasti
Itulah kisah putih abu-abu :)
Menuju puncak yang penuh rintangan
Selalu tertawa walau perih
Antara teman dan cinta
Meniup lilin berjumlah 17
Indah seperti bunga
Penuh warna-warni seperti pelangi
Tempat dimana aku menemukan aku
Tempat menemukan satu hal pasti
Itulah kisah putih abu-abu :)
Arek Sepuluh Seven In Smala :D
Awal pertama saya masuk di SMA5 saya masuk di kelas X5. Setelah 1 bulan saya di pindah ke kelas X7, karena ada 1 siswa di kelas X7 yang beragama non Islam. Kesan saya pertama kali masuk X7 yaitu kelas ini tidak nyaman muridnya nakal-nakal, gak bisa di atur, sebagian besar besar dari mereka juga suka pilih-pilih teman.Tetapi setelah beberapa bulan di kelas x7 dugaan awal saya salah. Ternyata kelas ini sangat menyenangkan. Teman-teman yang awalnya cuma berteman dengan itu itu saja akhirnya juga membaur. Dari awal masuk di x7 saya duduk dengan Galuh,kesan saya awal bertemu galuh dia diem gak banyak tingkah. Tetapi ternyata salah, dia cewek yang gak bisa diem, PD banget, juga lucu banget. Banyak guru yang menganggap kelas ini kelas yang gak bisa di harapkan, kelas yang gak mungkin menyumbangkan muridnya masuk jurusan IPA. Tapi sekarang buktinya separo dari kelas ini masuk jurusan yang tidak memungkinkan itu. Kelas ini juga sangat kompak, kompak dalam menyelesaikan tugas, dalam tidak mengerjakan PR sampai-sampai mengerjarkan ulangan pun bersama sangking kompaknya. Hahahaa. AXESSINS adalah sebutan untuk kelas x7 yang berarti 'arek sepuluh seven in smala'.nama yang cukup unik dan apik. x7 seperti keluarga bagi saya, kebersamaan adalah yang utama. I LOVE AXESSINS :* :D
Kamis, 08 Maret 2012
PERSAHABATAN
Persahabatan
adalah
Saat
putih di tengah hitam
Saat
sinar di tengah kegelapan
Saat
air di tengah gersang
Saat
matahari di tengah mendung
Persahabatan
adalah
Tentang
kunci dan gembok
Tentang
bintang dan bulan
Tentang
pelangi dan hujan
Tentang
kursi dan meja
Indah
disaat yang tak sempurna
Takkan
pernah tergantikan
Meski
kadang tak sejalan
260212 IN 17th
Suatu pagi di tanggal 26 Februari 2012, Hp ku bergetar, ucapan selamat ulangtahun pertamaku, dari VIA teman sebangkuku, di ikuti dengan teman-temanku yang lain. Ibuku mencium pipi kanan kiriku, ayah dan adikku juga memberikan hal yang sama. Mendungnya langit membuat perasaanku tidak enak. Hujan deras yang mengguyur semakin membuat perasaanku tidak karuan. Pukul 16.00 aku menunggu teman-teman ku di rumah dengan perasaan cemas. Waktu berlalu semakin sore, teman-teman ku tak kunjung datang. Tapi aku memutuskan untuk tidak menunggu lagi. Aku bersama Dita dan Anggun berangkat ke tempat dimana Ayah dan Ibuku sudah menunggu. Tidak lama Galuh datang. Terlihat ada sesuatu yang tidak jelas diantara mereka. Tanteku menghadiahiku kue tart yang sangat besar. Meniup lilin dan memotong kue adalah hal yang wajib dilakukan saat ulang tahun. Tak lama kemudian makanan datang kami menyatap segala yang dihidangkan. Setelah cukup kenyang, Anggun, Dita dan Galuh semakin tidak jelas, mereka berbisik-bisik membicarakan hal yang tidak ku ketahui. HP ku bergetar tanda telpon masuk, Astri, dia mengabarkan kalau Anky dan Temon kecelakaan. Perasaan ku panik setengah mati. Amel pun sms menyalahkan aku atas terjadinya kecelakaan itu. Perasaan ku semakin tidak karuan karna aku tidak tau apa-apa. Tak lama kemudian aku diseret keluar oleh Astri yang baru datang dengan wajah panik. Badanku lemas, aku tidak sanggup melihat kondisi teman ku yang kecelakaan. Saat di tempat parkir aku tak melihat Anky dan Temon seperti orang yang barusan mengalami kecelakaan. Dan aku baru sadar kalau mereka telah merencanakan semua itu. Anky dan amel membawa kue tart dan boneka panda kesukaanku. Perasaan senang dan sebal bercampur jadi satu, acting mereka sangat sempurna. TERIMAKASIH SAHABAT SUDAH MEMBERI WARNA DI UMUR 17 KU :D
AKU PART 5
Jam menunjukkan pukul 13.00, dag dig dug menunggu hasil pengumuman PSB online SMP. Jam 15.00 adalah saat dimana jalur PSB akan di tutup. Namaku nangkring di urutan 40 smpn8 Malang, sekolah yang pernah ku impikan. Hahaha *bener ga yoo. MOS atau Masa Orientasi Siswa yang biasanya di benci para siswa baru tidak terjadi di MOS smpn8, karna tidak ada bully atau semacamnya. Masa-masa sekolah SMP adalah tantangan baru bagiku, karena aku harus naik angkot untuk pulang sekolah *ngnu ae tantangan, hahaa. Hal-hal baru banyak terjadi di SMP yang sebelumnya belum pernah kualami saat berada di SD, dan itu sangat menyenangkan. Masa-masa ujian praktek dan ujian nasional yang melelahkan tapi terbayar dengan hasil yang cukup memuaskan. Aku lulus dengan rata-rata 9,0. Perjuangan yang tidak sia-sia.
AKU PART 4
Di umur 6 tahun,
aku melanjutkan pendidikan ku dengan masuk Sekolah Dasar (SD). SDN Lowokwaru II
Malang, saksi perjalanan ku mempelajari dasar-dasar pengetahuan. Mengetahui
lebih banyak kosakata. Menghitung lebih banyak angka. Menulis di
berlembar-lembar kertas. Membaca berpuluh-puluh cerita. Menghafal perkalian.
Mengetahui lebih detail tentang manusia, hewan, dan tumbuhan. Mengenal arti
teman, meskipun terkadang masih sangat pilih-pilih. Nilai-nilai ku di SD patut
diperhitungkan, karena aku selalu masuk 10 besar di kelas. Di kelas 6 aku
mewakili sekolah untuk lomba olimpiade pasiad matematika, aku cukup bangga
meskipun tidak lolos J. Di akhir perjuangan aku lulus
dengan rata-rata 8,5 yang cukup memuaskan bagiku dan bagi orang tuaku.
AKU PART 3
Taman kanak-kanak
adalah saat dimana awal dari aku berinteraksi dengan lebih banyak orang selain keluarga
ku. TK Muslimat NU 34, tempat aku belajar dan bermain. Tempat aku mengetahui
hal-hal baru yang tak ku tahu sebelumnya. Belajar huruf dan angka dengan
nyanyian yang menyenangkan. Mengenal aneka warna di dunia. Mengetahui
macam-macam binatang, buah, dan sayuran. Belajar menggambar, mulai dari
menggambar garis sampai menggambar bidang. Menulis kata demi kata. Mengeja
huruf demi huruf. Di setiap hari jum’at guruku selalu mengajak aku dan
teman-teman jalan-jalan di luar sekolah. Acara rutin di TK ku pada hari sabtu
yaitu makan bersama. TK adalah satu-satunya lembaga sekolah yang menyediakan
taman bermain dan membiarkan siswanya berlari-lari, bermain, berteriak dan
makan di dalam kelas. Taman kanak-kanak memang sangat menyenangkan.
AKU PART 2
Tak terasa 1 tahun
telah berlalu, tidak seperti ulang tahun pertama pada umumnya yang selalu di
rayakan dengan besar-besaran. Ulang tahun pertamaku hanya dirayakan di keluarga
ku saja. Di umur 1 tahun ku aku masih tak dapat berjalan, aku baru bisa
berjalan pada umur 16 bulan atau 1 tahun lebih 4 bulan. Suatu hal yang sempat
membuat orang tua ku panic. Hahahaa. Di umur 2 tahun ku, juga tidak ada
perayaan seperti biasanya. Meskipun tak ada kado mainan yang berlimpah tetapi
aku sangat bahagia karena keluargaku
selalu memberikan hal yang tak akan pernah hilang dan terlupakan yaitu doa dan
cinta mereka J. Awal tahun 1998 aku tidak lagi
sendiri di keluargaku. Aku memiliki anggota keluarga baru, adik perempuan. Saat
itu meskipun aku memiliki hal yang baru tapi aku tidak mengerti. Aku merasa iri
dan marah saat Ayah dan Ibuku memberikan perhatian yang lebih terhadap adikku.
Langganan:
Komentar (Atom)